Percobaan Titik Berat Beban

Laporan Percobaan Titik Berat Benda

  1. Judul percobaan         : “percobaan titik berat benda”
  2. Tujuan                         :
  • Untuk mengeksplore kemampuan siswa dalam bab Gerak Rotasi dan Kesetimbangan Benda Tegar.
  • Agar siswa dapat mengetahui dimana letak titik berat benda.
  • Agar siswa dapat mendapat pengalaman mengeni percobaan fisika.

3. Pelaksanaan              : hari Senin, 4 Februari 2013

4.  Alat dan bahan;

  • Kardus
  • Gunting
  • Cutter
  • Benang
  • Pemberat (potongan penghapus dadu)
  • Jarum pentul
  • Penggaris
  • Pensil
  • Timbangan atau neraca

5. Langkah Kerja:

a)     Menyiapkan semua alat diperlukan.

b)       Kertas karton digunting dengan bentuk bebas, kemudian digunting dan dilubangi di tiga titik (A, B, dan C ) secara bebas pada bagian tepi benda tersebut. Kemudian ditimbang massanya. Massa dari karton tersebut adalah = 10,5 gram.

c)      Digantungkan benda pada lubang A dengan tali busur dan beban pemandu.

d)     Tandai titik A’  pada benda yang melalui garis pemandu vertical.

e)     Mengulangi langkah 1-4 dengan lubang di B dan C.

f)       Kemudian aka nada titik potong dari garis yang ditarik dari A, B dan C.

g)     Titik potong tersebut diberi symbol O dan titik tersebut disebut titik berat.

h)     Mengukur A, B dan C pada garis XY.

i)        Lakukan percobaan tersebut pada benda ke 2 dan ke 3

j)        Memasukkan hasil pengukuran pada table.

6. Dasar teori:

a. Titik berat benda homogen satu dimensi (garis)

Untuk benda-benda berbentuk memanjang seperti kawat , massa benda dianggap diwakili oleh panjangnya (satu dimensi) dan titik beratnya dapat dinyatakan dengan persamaan berikut:

 

l1 = panjang garis 1
l2 = panjang garis 2

Bentuk benda homogen berbentuk garis (1 dimensi) dan letak titik beratnya.

b. Titik berat benda-benda homogen berbentuk luasan (dua dimensi)

Jika tebal diabaikan maka benda dapat dianggap berbentuk luasan (dua dimensi), dan titik berat gabungan benda homogen berbentuk luasan dapat ditentukan dengan persamaan berikut:

A1 = Luas Bidang 1
A2 = Luas bidang 2
x1 = absis titik berat benda 1
x2 = absis titik berat benda 2
y1 = ordinat titik berat benda 1
y2 = ordinat titik berat benda 2

Titik berat benda homogen berbentuk luasan yang bentuknya teratur terletak pada sumbu simetrinya. Untuk bidang segi empat, titik berat diperpotongan diagonalnya, dan untuk lingkaran terletak dipusat lingkaran. Titik berat bidang homegen di perlihatkan pada tabel berikut:

7. Kesimpulan:

  • Titik berat pada percobaan yang dilakukan terdapat pada pusat beban dan berada pada garis berat
  • Titik berat suatu benda terdapat pada pusat benda tersebut dan berada pada garis berat yang membagi benda menjadi 2 bagian sama berat.

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s